Berita Desa 13 September 2026

Lawan Arus Wisata Kekinian, Desa Cipari Pilih Jalur Tradisi dan Budaya demi Geliatkan UMKM

Admin Desa 134 views 2 min baca
Grass Divider
Kembali ke Berita


CIPARI — Di tengah maraknya pemadatan destinasi wisata modern yang berlomba-lomba menawarkan konsep kekinian, Pemerintah Desa Cipari, Kecamatan Cipari, justru mengambil langkah berbeda. Desa ini memilih untuk menggali akar kebudayaan lokal sebagai pijakan utama pengembangan pariwisatanya.

Kepala Desa Cipari, H. Sumono, menegaskan bahwa fokus pembangunan pariwisata di desanya sengaja dimulai dari pelestarian tradisi dan budaya lokal. Langkah ini diambil sebagai strategi membedakan Desa Cipari dari destinasi wisata lain yang cenderung seragam.

Keuntungan Langsung untuk Warga

H. Sumono tidak menampik bahwa memilih jalur pelestarian budaya tidak serta-merta memberikan dorongan instan terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). Namun, fokus utamanya bukan pada kas desa, melainkan pada dampak ekonomi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Dengan melestarikan tradisi, Pemerintah Desa memang tidak langsung mendapatkan keuntungan untuk menambah PADes. Akan tetapi, keuntungannya bisa langsung dinikmati oleh warga," ujar H. Sumono.

"Nguri-Nguri Budaya" dan Kebangkitan UMKM

Melalui tajuk "Nguri-Nguri Budaya", Pemdes Cipari berupaya menarik daya pikat wisatawan domestik. Konsep ini dihadirkan untuk menciptakan keramaian berbasis event budaya yang konsisten.

Kehadiran wisatawan dan timbulnya keramaian inilah yang menjadi kunci utama. Pemdes Cipari mencoba hadir memberi solusi nyata di tengah kegundahan yang dialami para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Ketika pentas dan kegiatan budaya digelar, ruang usaha terbuka lebar. Warga dapat menjual beragam produk kuliner, kerajinan, hingga jasa. Di sinilah letak nilai ekonomi yang sebenarnya—roda perputaran uang terjadi secara langsung dari wisatawan ke tangan warga Desa Cipari.


( Admin )

Bagikan Berita:

Artikel Lainnya

Berita Terkait